Thursday, May 24, 2018

The Forsaken Hero - Volume 01 - Chapter 21 Bahasa Indonesia


Chapter 21 – Menjadikannya Budak, dan Dua Demon ②




..... Dingin sekali.

Ini.... aku.... berada dimana?

Semua yang terjadi sebelum aku pingsan terasa tidak jelas. Di saat-saat seperti ini, seseorang mesti tenang dan memikirkannya dengan baik-baik.... Aku sampai di Trance Labyrinth, lalu Mahara, Minamoto, dan Yuuji, semuanya pergi ke Rumah Monster.... Yuuji kembali.... lalu Hayase ambruk....!

Benar, Yuuji—tidak, orang itu memukul leherku....

Wednesday, May 23, 2018

Yuusha-sama no Oshishou-sama Chapter 53 Bahasa Indonesia


Arc 2.5 (Selingan)

Chapter 53 – Iblis


Malam hari di desanya Lina yang binasa, anak-anak Avian diberitahu untuk bersembunyi di rumah mereka selagi orangtua mereka berjuang melawan para fiend dari hutan.


            "Lina, apa pun yang terjadi, pokoknya jangan keluar dari rumah, oke?"

            "Semuanya akan baik-baik saja. Ayahmu ini kuat. Hanya sekedar Goblin atau Ogre saja tidak akan bisa mengalahkanku."

Monday, May 21, 2018

Hajimari no Mahoutsukai - Volume 01 - Chapter 12 Bahasa Indonesia





Chapter 12 – Kecemasan


Firasat buruk kerap kali terjadi.



            "Bola api, salamander, julurkan lidahmu. Gunakankah lidahmu ‘tuk membuat api!"

Aku melihat sebundelan kayu terbakar saat mendengar Ken melafalkan mantera.

            "Yang satu itu cukup populer......"

Apa yang barusan Ken lafalkan, sekarang adalah sesuatu yang bisa didengar di beberapa tempat di desa ini.

Hajimari no Mahoutsukai - Volume 01 - Chapter 11 Bahasa Indonesia





Chapter 11 – Grimoire


Suara mungkin akan pudar,

namun buku akan selamanya menerangi jalan.



            "Wahai ranting, bergeraklah!"

Seakan menaatiku, ranting pohon jambu air pun sedikit berguncang.

            "Wahai api, menjulang tinggilah!"

Akan tetapi, kata-kata yang kuucapkan selanjutnya lenyap ke udara tanpa mengguncangkan ranting sedikit pun.

Sunday, May 20, 2018

Chiyu Mahou no Machigatta Tsukaikata Volume 01 Chapter 09 Bahasa Indonesia


Chapter 09



Kejam—itulah kata pertama yang terlintas dalam benakku pada pemandangan di hadapanku.

Ada mayat Grand Grizzly yang terbaring di sini, monster yang kata Rose mesti kutundukkan. Saat aku mendekat, aku menyadari bahwa anggota tubuhnya terbalik ke arah yang tak wajar, dan ada pula tanda pada tubuhnya; kelihatannya itu adalah luka gigitan yang besar dan masih baru.

Selain itu, Blue Grizzly yang berada di sebelahnya pun dalam keadaan yang serupa.